RSS

Deskripsi Umum Kerajaan Banten

11 Feb

Kerajaan Banten awalnya merupakan salah satu pelabuhan yang didirikan oleh kerajaan Sunda. Pada saat itu, Banten belum menjadi kerajaan. Banten hanya menjadi pelabuhan yang merupakan tempat berdagang para nelayan. Setelah itu, Banten menjadi kerajaan sejak kedatangan Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati menyerang pelabuhan Sunda bersama pasukan Demak. Lalu, Sunan Gunung Jati membuat kesultanan Banten yang akhirnya menjadi kerajaan Banten.

Menurut silsilah kerajaan, kerjaan Banten memiliki beberapa keturunan. Keturunan ini terus berkembang dari periode ke periode. Periode yang pertama dikuasai oleh Sultan Hasanudin. Sunan Gunung Jati merupakan Sultan Kerajaan Banten yang pertama. Beliau lah yang mendirikan kerajaan Banten. Beliau juga yang menaklukkan Sunda Kelapa dan mengubah namanya menjadi Jayakarta. Kemudian, Sunan Gunung Jati digantikan oleh Maulana Hasanudin. Sultan ini diberi gelar Anumerta Pangeran Surosowa. Beliau membangun kerajaan dengan dua cara, yakni spiritual dan material. Spiritual dilakukan dengan cara penyebaran Islam, sedangkan material dilakukan dengan cara kegiatan perniagaan dan pertanian.

Setelah Maulana Hasanudin meninggal, beliau digantikan oleh Maulana Yusuf. Maulana Yusuf membangun kerajaannya dengan lima cara, yaitu pengembangan kereta, keamanan wilayah, perdagangan, pertanian, dan ekspansi. Dalam pemerintahan Maulana Yusuf, kerajaan Banten mendapatkan konflik internal. Konflik itu adalah perebutan tahta kesultanan Banten. Perebutan kekuasaan ini ditandai dengan penyerangan dari arah laut. Namun, penyerangan ini gagal sehingga tidak menyebabkan kudeta kerajaan. Maulana Yusuf digantikan oleh Maulana Muhammad. Maulana Muhammad diberi gelar Pangeran Ratu Ing Banten. Beliau memperkuat ekspansi dan niaga dalam membangun kerajaan Banten. Ekspansi dapat dilihat dari keinginan Sang sultan dalam menaklukkan Palembang. Namun, sultan tewas di saat menaklukkan daerah tersebut. Akibatnya, sultan mendapat sebutan Prabu Seda Ing Palembang.

Sultan selanjutnya adalah Abdul Mufakhir Mahmud Abdulkadir. Beliau membangun kerajaan melalui pertanian, pelayaran, dan kesehatan rakyat. Beliau juga menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara lain. Namun, beliau berurusan dengan VOC. Beliau pernah menolak monopoli perdagangan VOC mentah-mentah. Akibat dari penolakan itu, timbullah ketegangan antar kedua belah pihak. Setelah itu, Abdul Mufakir digantikan oleh Pangeran Adipati Anom Pangeran Surya.

Pada masa pemerintahan Pangeran, kerajaan Banten mengalami konflik dengan VOC. Konflik ini sebenarnya memang sudah ada dalam pemerintahan sebelumnya. Namun, konflik pada masa pemerintahan yang sekarang lebih memicu peperangan. Sumber konflik dari semua itu adalah lada karena lada merupakan komoditas yang dicari oleh VOC.

Selanjutnya, Sultan Ageng Tirtayasa memegang jabatan sebagai sultan kerajaan Banten. Kerajaan Banten mengalami masa kejayaan pada masa sultan ini. Beliau melatih kemiliteran kerajaan. Kemudian, beliau melakukan ekspansi lebih luas. ekspansi ini dimaksudkan untuk mencegah ekspansi yang  berasal dari Mataram dan VOC. Beliau juga melakukan diplomasi dengan meningkatkan pelayaran dan perdagangan.beliau adalah ahli strategi perang. Beliau juga menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan mengundang banyak pedagang-pedagang luar negeri.

Banten mulai runtuh ketika terdapat persetujuan dengan VOC tentang monopoli perdagangan. Ketika itu, terjadi perselisihan antara Sultan Haji dan Sultan Ageng Tirtayasa yang diketahui oleh VOC. Melalui hal itu, VOC melakukan politik adu domba yang biasa dilakukan Balanda. Sultan Ageng Tirtayasa kalah dalam perseteruan tersebut sehingga beliau ditawan dan dipenjarakan hingga gugur. Sejak perjanjian itu, Banten mengalami kerugian yang sangat besar, bahkan tidak bisa mendapatkan kekuasaan penuh.

Wilayah kekuasaan Banten cukup luas. Wilayah itu seperti Lampung, Bengkulu, Sunda Kelapa, dan tentunya Banten. Kerajaan Banten juga mempunyai musuh yang sangat kuat. Musuh itu adalah VOC. Partner kerja sama dari kerajaan Banten adalah Cirebon. Banten bekerja sama dalam hubungan kegamaan, militer, dan diplomatik.

Kehidupan perekonomian Banten juga merupakan salah satu kehidupan perekonomian yang makmur. Perekonomian Banten diwarnai dengan berbagai sistem. Berbagai sistem itu seperti perdagangan dan pertanian. Namun, kegiatan yang paling mendominasi di kerajaan Banten adalah perdagangan. Perdagangan  di kerajaan Banten ditandai dengan penjualan rempah-rempah di pelabuhan Banten. Pelabuhan Banten itu banyak diminati pedagang karena pelabuhan itu memiliki tempat yang strategis. Letaknya strategis karena mempunyai tempat di Selat Sunda. Kemudian, pelabuhan Banten juga dinilai cukup aman karena terlindung dari para bajak laut. Untuk bagian pertanian, kerajaan Banten mengembangkan daerahnya dengan sarana irigasi dan bendungan di daerah persawahan.

Kehidupan sosial masyarakat yang ada di kerajaan Banten mempunyai sifat yang sangat terbuka. Mereka memiliki sifat itu karena mereka hidup di pelayaran, perdagangan, dan pertanian. Melalui tiga hal tersebut, mereka bisa menjalin hubungan antarpedagang-pedagang lain sehingga terbentuk suatu relasi yang erat. Beberapa contoh kehidupan sosial budaya yang membentuk hubungan yang kuat seperti Kampung Pande, Pajunan, dan Kauman. Kampung Pande adalah kampung yang ditempati oleh para pandai besi. Kampung Pajunan adalah kaum yang membuat sesuatu menjadi pecah belah. Lalu, Kauman adalah kaum yang berisi ulama di dalam kaum tersebut.

Sumber :

http://humaspdg.wordpress.com/2010/04/20/catatan-sejarah-kesultanan-banten/

http://handoyo74.files.wordpress.com/2007/09/kerajaan-banten.doc

 
Leave a comment

Posted by on February 11, 2012 in Masa Kerajaan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: